Pantai Parangtritis Yogyakarta

Pantai Parangtritis Beragam Aktivitas Seru

Pantai Parangtritis merupakan pantai yang terletak di selatan Daerah Istimewa Yogyakarta. Lebih tepatnya di Kabupaten Bantul, sekitar 25 km dari Pusat Kota Yogyakarta. Pantai Parangtritis memang sangat melegenda di Kota Yogyakarta. Hal tersebut disebabkan karena lokasinya yang berada satu garis lurus dengan Gunung Merapi dan Keraton Yogyakarta.

Mitos & Sejarah Pantai Parangtritis

Kata Parangtritis diambil dari dua kata Bahasa Jawa. Yakni Parang, yang berarti batu karang, dan Tritis, yang berarti air tetesan. Sehingga Parangtritis dapat diartikan sebagai tetesan air batu karang. Nama tersebut berasal dari legenda Kerajaan Majapahit dimana seseorang bernama Dipokusumo bersemedi di pantai ini. Saat tengah bersemedi, Dipokusumo melihat tetesan air dari celah-celah batu karang, sehingga terbentuklah nama Parangtritis.

Pantai Parangtritis juga terkenal dengan mitos adanya ratu pantai selatan yang terkenal dengan Nyi Roro Kidul. Banyak masyarakat Jawa yang percaya bahwa Pantai Parangtritis adalah gerbang kerajaan sang penguasa laut selatan. Mitosnya, Nyi Roro Kidul menyukai warna hijau dan mengambil orang dengan pakaian hijau untuk dijadikan pasukannya. Karena itu, pengunjung pantai wisata di selatan Pulau Jawa selalu diingatkan untuk tidak mengenakan pakaian berwarna hijau.

Baca: Hutan Pinus Mangunan Kesejukan Hutan Lindung

Jam Buka & Harga Tiket

Objek wisata pantai Parangtritis dibuka setiap hari selama 24 jam. Tapi biasanya pintu masuk hanya dijaga dari mulai pagi pukul 07.00 WIB hingga 21.00 WIB, kecuali hari libur biasanya lebih malam lagi.

Jam Buka Pantai Parangtritis
Setiap Hari 07.00 – 21.00 WIB

Untuk tiket masuk Pantai Parangtritis sebesar Rp5.000 per orang. Untuk biaya parkir kendaraan sepeda motor sebesar Rp2.000 dan untuk parkir mobil sebesar Rp5.000.

Harga Tiket Pantai Parangtritis
Tiket Masuk Rp5.000
Parkir Motor Rp2.000
Parkir Mobil Rp3.000

Beragam Aktivitas

Ada banyak aktivitas yang ditawarkan oleh Pantai Parangtritis ini. Yang paling utama adalah tentu bermain air dan bermain pasir di pinggir pantai. Parangtritis memiliki bibir pantai yang sangat luas, sehingga pengunjung bisa bergerak leluasa untuk bermain pasir. Meski Pantai Parangtritis bukan tergolong pantai pasir putih namun pasirnya sangat halus dan lembut. Pengunjung dapat membangun benteng dan istana pasir.

Mengendarai Delman

Pengunjung yang ingin berkeliling pantai tanpa capek dapat menyewa jasa delman. Hanya dengan biaya Rp30.000, pengunjung sudah bisa menyusuri pantai untuk satu putaran. Pengunjung yang ingin mencoba menaiki kuda juga dapat menyewa kudanya saja. Pengunjung tidak perlu khawatir kudanya menjadi liar karena pemandu kuda akan selalu menemani selama perjalanan.

Wahana Pemandian

Bagi yang takut dengan derasnya ombak namun ingin tetap berenang tidak perlu khawatir. Kawasan ini juga menyediakan pemandian khusus yang nyaman serta aman. Bahkan kolam ini memiliki air yang hangat. Namun memang pemandian ini hanya diperuntukan untuk anak – anak saja, tidak untuk orang dewasa.

Paralayang Pantai Parangtritis

Di sisi Pantai Parangtritis terdapat sebuah bukit bernama Bukit Parang endog. Bukit ini biasanya digunakan sebagai landasan pacu untuk olahraga paralayang. Akan tetapi untuk mencoba wahana ini sangat tergantung dengan cuaca di sekitar pantai. Pengunjung yang ingin mencoba paralayang perlu merogoh kocek cukup mahal untuk sekali terbang bersama pilot yang sudah sangat berpengalaman.

Bukit Parang endog
Bukit Parang endog biasa digunakan untuk olahraga paralayang di parangtritis. foto: wikicommons/Jones Averino

Pengunjung yang tidak berani untuk mencoba wahana ini juga sebaiknya tetap mencoba naik Bukit Parangendog ini. Dari sini wisatawan bisa menikmati keindahan alam pantai parangtritis hingga pantai depok. Dengan angin yang cukup kencang, tebing di bukit ini juga sangat instagrammable untuk berfoto. Namun, pengunjung tetap harus berhati-hati jika ingin menuju ke tebing, terlebih bagi pengunjung yang takut ketinggian.

Bermain ATV

Di Pantai Parangtritis Yogyakarta juga banyak menyediakan jasa persewaan ATV atau All Terrain Vehicle. All Terrain Vehicle adalah kendaraan roda empat yang dapat digunakan di segala medan, salah satunya adalah medan berpasir. Pengunjung akan merasakan sensasi menyenangkan saat melaju melintasi gundukan pasir pantai. Untuk bisa menggunakan ATV bisa menyewa dengan waktu bermain sekitar 15 menit.

Bersantai Menikmati Sunset

Jika pengunjung hanya ingin menikmati deburan ombak dan melihat pemandangan pantai parangtritis saja, pengunjung bisa menyewa tikar. Di sepanjang bibir pantai tersedia persewaan tikar dengan payung. Salah satu keunggulan di Pantai Parangtritis adalah pengunjung dapat melihat proses tenggelamnya matahari tanpa terhalang apapun.

Dengan duduk-duduk di pinggir pantai di sore hari, pengunjung dapat menikmati keromantisan senja ditemani pedagang jagung bakar. Matahari yang mulai tenggelam dibalik lautan lepas akan meninggalkan bayangan berwarna keemasan di permukaan air laut.

Baca: Menikmati Pasir Putih Pantai Indrayanti Yogyakarta

Wall Of Fame

Selain itu, tidak jauh dari bibir pantai pengunjung dapat menemukan wall of fame bertuliskan “Pantai Parangtritis”. Wall of fame ini dibangun cukup besar dengan tulisan berwarna oranye cerah. Tempat ini menjadi ikon dari pantai parangtritis ini. Pengunjung dapat mengambil foto disini sebagai bukti pernah menjajakan kakinya di Pantai fenomenal ini. Ada pula jasa fotografer yang bisa mencetak foto langsung ditempat.

Gumuk Pasir Parangkusumo

Tidak jauh dari Pantai Parangtritis juga terdapat dataran padang pasir yang terkenal dengan Gumuk Pasir Parangkusumo. Gundukan pasir yang terkumpul disini adalah merupakan material yang berasal aktifitas beberapa gunung yang ada di Yogyakarta.

Gumuk Pasir Parangkusumo kerap menjadi lokasi sandboarding. Dengan merogoh kocek Rp 70.000, wisatawan bisa menyewa papan untuk sandboarding sepuasnya. Tidah hanya itu, pihak pengelola Gumuk Pasir Parangkusumo juga membangun banyak sudut foto menarik.

Gumuk Pasir Parangtritis Sandboarding
Gumuk Pasir Parangtritis Sandboarding. foto:wikicommons/Hendrojkson

Diantaranya seperti ayunan, bingkai bunga berbentu hati, hingga gambar kupu-kupu besar dari tutup botol minuman. Kini yang terbaru adalah adanya taman bunga yang cantik. Taman bunga di Gumuk Pasir Parangkusumo memiliki aneka bunga seperti bunga matahari dan bunga celosia. Bunga-bunga disusun membentuk hati jika dilihat dari ketinggian.

Fasilitas

Beberapa fasilitas yang tersedia di Pantai Parangtritis adalah lahan parkir, toilet umum hingga tempat ibadah. Untuk tempat ibadah, pengunjung cukup memasukkan donasi seikhlasnya di kotak amal yang tersedia sebagai dana perawatan.

Pengunjung yang merasa lapar bisa membeli makan di warung-warung kecil yang banyak tersebar. Di sekitar pantai ini juga terdapat beberapa toko yang menyediakan souvenir khas Yogyakarta untuk oleh-oleh.

Bagi yang berniat bermalam, terdapat banyak losmen di sekitar pantai yang cukup layak dijadikan sebagai penginapan. Harga yang ditawarkan cukup bervariasi, berkisar antara Rp50.000 hingga Rp100,000. Namun jika ingin penginapan yang cukup bagus, pengunjung perlu berkendara lagi ke selatan. Di sana banyak penginapan yang lebih bagus dengan harga rata-rata per malam adalah Rp250.000.

Angkutan Umum

Tidak sulit untuk mengunjungi Pantai Parangtritis dengan menggunakan angkutan umum. Jika wisatawan datang ke Yogya menggunakan pesawat, dari bandara wisatawan perlu menaiki Trans Jogja 3B menuju Terminal Giwangan. Dari terminal ini, wisatawan hanya perlu menaiki bus Jogja-Parangtritis dan turun di lokasi wisata.

Jika menggunakan kereta api, wisawatan tetap harus menuju Terminal Giwangan. Dari Stasiun Tugu, wisawatan perlu berjalan kaki menuju halte Trans Jogja di dekat Malioboro. Kemudian menaiki Trans Jogja 3A untuk sampai di Terminal Giwangan. Jika wisatawan dari Stasiun Lempuyangan, wisatawan tinggal menaiki Trans Jogja 4B untuk sampai di Terminal Giwangan. Selebihnya tinggal menaiki bus Jogja-Parangtritis dan turun di lokasi wisata.

Tips untuk Wisatawan

Wisatawan yang hendak mengunjungi pantai ini sebaiknya mengenakan tabir surya, serta membawa topi dan kacamata hitam. Hal tersebut ditujukan untuk menghindari panasnya sengatan terik matahari di siang hari.

Kemudian, sebaiknya gunakan pakaian dan alas kaki yang nyaman serta membawa baju ganti. Menurut mitosnya, alangkah baiknya juga untuk tidak mengenakan pakaian berwarna hijau. Pengunjung juga sebaiknya tidak berenang terlalu jauh dari bibir pantai sebab ombak di pantai ini sangat besar.

Alamat & Lokasi Pantai Parangtritis

Berjakark kurang lebih 25 kilometer dari kota Yogyakarta, Pantai Parangtritis berlokasi di kecamatan Kretek, Bantul Yogyakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *