Hutan Pinus Mangunan

Wisata Hutan Pinus Mangunan Kesejukan Hutan Lindung

Kawasan wisata Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul memang memiliki banyak tempat wisata menarik. Salah satunya yang cukup terkenal adalah Hutan Pinus Mangunan. Pada dasarnya, hutan pinus ini merupakan hutan lindung yang dikelola oleh Perhutani. Dengan luas mencapai 500 hektar, hutan lindung ini kemudian dikembangkan oleh pihak pengelola menjadi obyek wisata.

Wisata Hutan Pinus Mangunan

Sejak pintu masuk, hutan lindung ini sudah memikat mata pengunjung yang datang. Pengunjung akan disambut oleh taman yang cantik dengan bunga-bunga berwarna merah dan kuning. Diantara bunga-bunga tersebut, terbangun sebuah Gapura pintu masuk dari kayu dan besi bertuliskan “Wisata Hutan Pinus”.

Kemudian, pengunjung akan disuguhi jalan setapak berbatu yang tertata rapi. Tidak hanya itu, anak tangga yang terbuat dari kayu gelondong semakin memberi kesan alami di tempat ini.

Keindahan Hutan Pinus Mangunan bertambah karena keasrian dan rimbunnya pohon Pinus Merkussi yang menjulang sangat tinggi. Berbagai pepohonan lain seperti akasia, kayu putih, dan mahoni juga tumbuh di lingkungan hutan ini.

Baca: Wisata Alam Goa Cerme Bantul

Gardu Pandang

Sudut yang paling banyak digandrungi di hutan pinus ini adalah gardu pandang. Terdapat beberapa gardu pandang di beberapa sudut hutan. Gardu pandang ini terbuat dari kayu dan batang bambu. Masing-masing gardu pandang memiliki tingkat ketinggian yang berbeda-beda, mulai dari 10-12 meter. Setiap gardu pandang hanya bisa dinaiki maksimal 2 orang saja demi alasan keselamatan.

Dari atas gardu pandang ini pengunjung akan disuguhi oleh pemandangan perbukitan dengan aliran sungai Opak. Karena lokasinya yang terletak di dataran tinggi, di pagi dan sore hari, pemandangan ini akan tertutupi oleh kabut. Namun, pengunjung tetap dapat menikmati sensasi sejuk bagai di atas awan. Saat sedang ramai, waktu menaiki gardu pandang akan dibatasi hanya 10 menit untuk setiap orang.

Hammock 

Tempat menarik lainnya di Hutan Pinus Mangunan ini adalah adanya hammock yang disusun bertingkat di antara pohon pinus. Pengunjung dapat duduk-duduk dan merebahkan diri sambil menikmati suasana asri hutan. Pengunjung yang ingin merebahkan diri di ketinggian dapat menaiki hammock teratas. Selain hammock, di beberapa sudut lainnya terdapat ayunan-ayunan yang terbuat dari kayu.

Panggung Teater

Di Hutan Pinus ini juga terdapat sebuah panggung teater terbuka. Meski hanya terbuat dari kayu, desain panggung terbuka ini sangat unik. Tempat duduk penontonnya terbuat dari kayu-kayu utuh gelondong dan disusun membentuk setengah lingkaran. Kursi penonton dibuat berjajar ke atas supaya memudahkan penonton yang berada di belakang untuk melihat pertunjukan. Panggung terbuka ini cukup fenomenal bahkan hingga mancanegara.

Tiket Masuk Hutan Pinus Mangunan

Pengunjung yang ingin menikmati cantiknya hutan ini pun dikenai biaya tiket yang sangat murah. Harga tiket masuk Hutan Pinus Mangunan sebesar Rp2.500 sekaligus perlu membayar tiket parkir sebesar Rp3.000 untuk motor, Rp10.000 untuk mobil, dan Rp20.000 untuk bus.

Harga Tiket Hutan Pinus Mangunan
Tiket Hutan Pinus Rp2.500
Parkir Motor Rp3.000
Parkir Mobil Rp10.000
Bus Rp20.000

Baca: Grand Puri Waterpark Bermain Air Di Puluhan Wahana Seru

Jam Buka

Wisatawan dapat mengunjungi Hutan Pinus Mangunan mulai dari jam 06.00 WIB hingga jam 17.00 WIB, dan buka setiap hari.

Fasilitas

Hutan Pinus Mangunan memiliki areal parkir yang luas, cukup untuk menampung belasan bis dan puluhan mobil. Toilet umum yang tersedia pun cukup memadai dan bersih. Bagi pengunjung muslim yang hendak menjalankan ibadah, tempat ini sudah menyediakan mushola.

Namun, letak toilet dan mushola ini berada di luar pintu masuk hutan, yakni berseberangan. Di sekitar tempat itu pula, pengunjung dapat menemukan warung kecil yang menyediakan makanan.

Transportasi Angkutan Umum

Untuk menuju hutan pinus di Imogiri ini wisawtawan perlu memulainya dari Terminal Giwangan. Jika wisatawan datang ke Yogyakarta menggunakan pesawat, dari bandara wisatawan dapat menaiki Trans Jogja 3B menuju Terminal Giwangan. Jika dari Stasiun Tugu, wisawatan perlu berjalan kaki menuju halte Trans Jogja di dekat Malioboro.

Kemudian menaiki Trans Jogja 3A untuk sampai di Terminal Giwangan. Jika wisatawan dari Stasiun Lempuyangan, wisatawan tinggal menaiki Trans Jogja 4B untuk sampai di Terminal Giwangan. Setelah sampai di Terminal Giwangan, wisatawan perlu menaiki bus jurusan Yogyakarta-Panggang atau Yogyakarta- Petoyan. Kemudian, wisatawan turun di Terminal Imogiri.

Tips untuk Wisatawan

Berkunjung ke Hutan Pinus Mangunan ini ternyata perlu kehati-hatian. Pengunjung sebaiknya mengenakan sepatu yang nyaman dan tidak berhak, karena jalanan di hutan pinus ini masih tanah merah. Kemudian, pengunjung juga tidak diperkenankan untuk membuang sampah sembarangan di areal hutan ini, terlebih puntung rokok. Hal tersebut didasarkan atas alasan kebersihan, apalagi jika puntung belum padam dapat memicu kebakaran hutan.

Jika memungkinkan, pengunjung dapat datang ke hutan pinus ini sekitar pukul 07.00 WIB hingga 09.00 WIB. Di waktu tersebut, sinar matahari memancar dari arah samping, menyusup di antara celah-celah pohon. Cahaya matahari tersebut akan terlihat bagaikan garis-garis keemasan dari langit. Sehingga pengunjung akan mendapatkan latar foto yang sangat menawan.

Lokasi Hutan Pinus

Hutan Pinus Mangunan berlokasi di Desa Mangunan kabupaten bantul. Berjarak kurang lebih 20 Kilometer dari kota Yogyakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *